Wisata Gunung Bromo

di atas kawah gunung bromo bersama Ramzi,Kusam, dan Fauza bin Kamaruzzaman.

Pernyataan Sikap Somasi UU-PA

Solidaritas Mahasiswa Untuk Implementasi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (Somasi UU-PA) melakukan aksi di Gedung DPRA Aceh dan Bundaran Simpang Lima Kota Banda Aceh (06/07/2009).


Pendakian Gunung Merbabu

Bersama Faiza Mufizah, Hasbi Asga,Imam Hendra Saputra,Agri Pramita Dan Fahrul Azmi.


Shoot

.......


Gunung Andong

.......

Showing posts with label Hikayat Cinta. Show all posts
Showing posts with label Hikayat Cinta. Show all posts

Sunday, 18 January 2015

Hancurkan Benalu Dalam Hidupmu

Minggu, 18 Januari 2015

Oleh : Zahrul Fadhi Johan

***
Bahagia itu mudah, cukup meningalkan sesuatu yang membuat hatimu terbelenggu oleh sesuatu hal yang mengusik dihatimu sehingga membuat hati terasa galau tingkat dewa. Cinta, ruang dan waktu merupakan tiga indikator yang dimaksud. 

Cinta, inilah sesuatu yang ingin dimiliki oleh setiap individu, tetapi seperti apakah cinta yang dicari?, tentu, jawabannya adalah cinta yang dapat membuat hati bahagia kerena itulah sebenarnya cinta. 

Cinta yang dipaksa, ditekan, atau atas dasar kecemburuan, itulah sesuatu yang menghacurkan, akhirnya hidupmu hanya akan berada dibawah bayang-bayang kegelapan.

Lantas, bagaimana dengan ruang itu?, sebaik ruang adalah ruang yang teduh dan dapat membuat suasana hati nyaman dan sejuk. Ruang, bukanlah yang diberikan oleh seseorang yang membuat kamu hancur akan kegaduhan sipemilik ruang tersebut. 

Jika kamu masih berada dalam ruang yang gaduh itu, sesegerahlah menjauh dan tinggalkan ruang itu, jangan sampai kamu terpuruk dan hancur. Ingat, masih banyak ruang yang indah dan baik untuk berteduh, dan pastinya ruang tersebut akan membuat kamu nyaman dan sejuk.
  
Demikian juga halnya dengan waktu?, waktu akan terbuang percuma jika kamu hanya melayani sesuatu yang tidak penting, yaitu sesuatu yang kamu rasa itu adalah bahagian dari hidupmu. 

Namun tidaklah seperti hal tersebut diatas, terkadang sesuatu yang kamu anggap penting, sebenarnya itulah benalu dalam kehidupanmu, benalu itulah yang harus kamu singkirkan dan kamu hancurkan sehancur-hancurnya sampai menjadi sekeping arang, dan panaskanlah arang tersebut biar kamu dapat memanaskan kembali semangat hidupmu.   

Tuesday, 25 February 2014

Sebenar Cinta Adalah Ketulusan Bukan Kecemburuan

Oleh : Zahrul Fadhi Johan

Setiap anak manusia memilki rasa cinta terhadap sesuatu, apakah cinta itu sedikit atau terlalu besar, yang jelas rasa itu pasti ada. Tidak sedikit insan yang mencintai memiliki rasa cemburu yang berlebihan terhadap sesuatu yang ia cintai, tetapi tidak begitu banyak  insan yang mencintai memilki ketulusan atas apa yang ia cintai.

Untuk mempererat sebuah hubungan antara satu insan dengan insan lainnya, tentunya harus dibangun sebuah kepercayan yang tinggi antara  satu sama lain. Cemburu atau mencemburui bukanlah sebuah alasan seseorang mencintai pasanganya. Cinta yang sebenarnya ialah rasa ketulusan yang diberikan seseorang terhadap pasangan yang ia cintai.

Rasa cemburu yang berlebihan pada akhirnya akan membuat hancur berantakan, baik itu dalam rumah tangga, pacaran, persahabat maupun dalam kehidupan keseharian dalam lingkungan masyarakat. Semisal, seorang suami terlalu mencemburui istrinya atau malah sebaliknya si istri mencemburui sang suami. Apa yang terjadi jika kecemburuan itu telah tertanam di kalbu?.

Perlahan, sikap saling menuduh yang tidak, dan yang bukan! sesuatu hal yang tidak pernah dilakukan oleh pasangannya, dan belum tentu apa yang dituduh itu benar terjadi adanya. Bisa dikatakan, bahwa; rumah tangga yang seperti itu tidak akan pernah harmonis, pada akhirnya bisa saja bubar seiring berjalannya waktu.

Tidak bedanya dengan hubungan anak manusia yang sedang merajut tali kasih dengan pasangannya?, tentunya tidak sedikit hubungan cinta yang dijalin kandas ditengah jalan, walau pada awalnya pasangan kekasih tersebut telah merencana sesuatu hal yang indah untuk kedepannya. Begitu juga dalam lingkungan masyarakat, antar tetangga yang satu dengan tetangga yang lainnya saling mencemburui, yakinlah dalam lingkungan tersebut tidak akan pernah terjadi komunikasi yang baik.

Rasanya, untuk menghilangkan sifat cemburu hanya dengan cara mencintai pasangan dengan sifat yang tulus, ketulusan merupakan obat penawar untuk mengobatinya. Memang, rasa ketulusan itu susah dimiliki oleh seseorang, terkadang seseorang sangat pandai menampilkan wajah tulusnya terhadap seseorang yang ia cintai, justru disebalik itu berbagai macam rasa ia simpan.

Rasa tulus tidak tampak begitu saja, karena ia lahir dan menetap dihati, bukan terlihat di wajah dan lisan semata. Marilah setiap insan mengedepankan sikap tulus untuk mencintai pasangannya dan bukan menanam sifat cemburu di hati, niscaya sifat cemburu itu akan menghancurkan diri sendiri.